U.F.O.

Posted on 24/01/2011

3


Kita semua sangat familiar dengan istilah ini. UFO: Unidentified Flying Object. Ya, benda asing yg melintas diudara yg membuat penduduk bumi gegap gempita dgn segala kisahnya dibaliknya. Bulat cakram, pipih, dan misterius begitulah kira-kira pemaknaan masyarakat umum pd benda asing ini. Segala benda barang tentu mempunyai nilai historis, makna esensi, dan umur. Nah yg menarik dari UFO ini ialah ia tidak memenuhi ketiga kriteria diatas. Untuk itu perlu kita kroscek mengenai asal-usul benda ini. Berikut hasil penelurusan:

1. Sisi historis UFO (historical of UFO)
UFO atau Unidentified Flying Object, pertama kali dituturkan terbuka oleh sang taipan dari Amerika Serikat Kenneth Arnold (1947) setelah beliau “bertemu” dengan benda asing ini saat sedang dalam perjalanan dengan pesawat jet pribadinya. Jauh sebelum berujar, bangsa Romawi melalui Lulius Obsequens mengatakan hal yg sama tentang benda asing ini: “Suatu daerah Tarquinia, menjelang matahari terbenam, objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur” ujarnya. Dari kisah-kisah asal usul UFO, dapat dipahami bahwa nilai historis dari “wujud” masihlah simpang siur belumlah pasti. Tetapi manusia hidup dengan ketidakpastiaanya. Ketidakpastiaan inilah yang membuat nilai jual UFO beranjak dari obrolah pinggir jalan menjadi komoditi mewah. Diangkat dari pengalaman segelintir orang maka divisualisasikanlah pengalaman tadi kedalam roll-film, dan ia berubah menjadi barang jual. Dari beberapa kisah yang menggegap-gempitakan bumi, mungkin kisah Roswell ialah yang “mendekati” kebenaran tentang UFO ini. Roswell satu daerah dikawasan Nevada, New Mexico Amerika Serikat. Konon, didaerah inilah kejadian mendebarkan itu terjadi. Kejadian yang terjadi selepas siang hari, dengan jatuhnya beberapa bongkahan kapal terbang yang diyakini kapal asing. Bongkahan inilah yang menggegerkan warga setempat hingga Angkatan Udara Amerika Serikat pun ikut turun tangan. Peristiwa ini bisa dikatakan sebagai titik-tolak “keberadaan” UFO ditengah-tengah kita saat ini.

rhodcomp

Bukti 1

Foto penampakaan UFO, Roswell – Nevada, Amerika Serikat ( 4 Juli 1947). Menurut info yang beredar, bahwa pada tanggal itu 4 Juli 1947 dalam bongkahan-bongkahan tersebut ada makhluk asing: ALIEN. Menurut warga ada sekitar 4 alien, 2 alien ditangkap, 1 alien ditembak, dan 1 alien lainnyai tewas akibat ledakan diangkasa. Keberadaan “hal lain” inilah yang menguakkan tabir bahwa angkatan tersebut meneliti keberadaan “wujud asing” ini setelah geger UFO beredar. Dari beberapa sumber didapat bahwa Amerika Serikat mengembangkan penelitian jangka panjang mengenai ini pada suatu daerah: AREA 51.
area51mapff

Bukti 2

Geografis Area 51. Kembali pada sisi historis UFO itu sendiri, kita masih dihadapkan pada kisah2 dibaliknya, hingga sisi historis “wujud” ini tak tersingkap hingga kini. Perlu rasanya, penggalian pengetahuan lanjutan mengenai keberadaan “wujud” ini. Kita sebagai manusia meyakini bahwa kita tidak sendiri hidup dimuka bumi ini. Begitulah Al Qur’an kitab suci muslimin berkata. Sehingga kita lebih menggali asal-usul UFO ketimbang meributkan fenomenanya yang menurut saya fenomena gejala indimensional.

2. Esensi UFO (Essentials of UFO)
Telah disinggung diatas bahwa setiap objek pastilah memiliki nilai guna. Baik dipandang segala nilai postif ataupun negatif. UFO sendiri hingga kini masih memiliki perdebatan sengit nan panjang diantara para ahli untuk menentukan benda ini kenapa ada dimuka bumi? Untuk apa ia kesini? Apa yg ia cari? Pertanyaan-pertanyaan klise itu tampak seperti tembok raksasa yang sukar dihancurkan apalagi ditembus. Kejadiaan terakhir UFO terlihat dilangit bumi Malaysia 20 Juli 2010. Dan sebelumnya “wujud” ini sempat menghebohkan Cina sehingga melupakan perihal masalah energi mereka sejenak.

ufo-in-malaysia

Bukti 3 (UFO di Malaysya)

Kehadiran UFO dilangit Malaysia (20 Juli 2010). Ditilik dari pengamatan tentang UFO dengan mata telanjang bahkan ada yg sempat mengabadikannya sebagai dokumentasi semata, terlihat bahwa wujud ini melayang-layang diatas langit biru bumi. Kembali ke pertanyaan klasik, Untuk apa ia kesini? Adakah yang ia cari? UFO lebih diyakini sebagai benda terbang dimana ia berasal dari planet luar (extra terristrial), sehingga kalau kita kaitkan ia dengan misteri Mars mungkin bisa didapat korelasinya. Mars sebagai planet terdekat bumi sekian tahun telah diteliti mengenai keadaan geografis hingga “hal-hal tersembunyi” melingkupi benda asing: ALIEN, UFO, BANGSA LAIN. Nah, keberadaan Mars yang masih menjadi tanya besar dikalangan ilmuwan astronowi hingga antropologi diyakini menjadi “asal” UFO. Konsep ini masih “setengah matang” dalam artian belumlah disepakati bersama oleh para ilmuwan. Dengan Mars yang memiliki kandungan hidrogen oksigen tinggi, dapat ditafsirkan dalam tanah planet terkandung air (H2O). Dengan ada air, diyakini adanya kehidupan. Kehidupan yang kemudian disebut “kehidupan lain”. Pada penelitian Area 51 terungkap bahwa dalam bongkahan Roswell terdapat alien, dimana alien ini selanjutnya diawetkan guna penelitian lanjutan. Jika konsep ini kita tafsirkan sebagai asal-usul UFO dan adanya “kehidupan lain” tadi maka dapat dipahami pula bahwa kedatangan mereka ke muka bumi untuk “mengenal” bumi, layaknya kita “berkunjung” ke bulan, Mars,. Bukankah kita menjelajahi daerah-daerah tersebut untuk “keperluan’ kita? Pentingnya bumi bagi alien?

3. Umur ( Lifetime)
Semua yang hidup kembali dalam bentuk hierarkinya: MATI. Semua benda, objek, wujud yang ada didunia tercipta dari ketidak-ada-an hingga menjadi ada. Sehingga dalam proses akhirnya ia akan menjadi kedalam bentuk aslinya: KETIDAKADAAN. UFO yang diterjemahkan sebagai benda melayang tak dikenal memiliki segala kisah yang menghebohkan siapa saja. Rentang masa hidup atau umur dari wujud ini belumlah diteliti lebih lanjut oleh para pakar bahkan Anggota Riset Area 51 sekalipun. Lalu, apakah ia abadi? Bukankah ia dikendalikan alien? Bagaimana dengan umur alien? Alien diyakini telah ribuan tahun sebelum masehi. Bangsa ini konon tahan akan segala guncangan dan diyakini memiliki tingkat intelegensi tinggi melebihi tingkat jenius. Mengenai tingkat kepintaran ini telah banyak disinggung oleh beberapa peneliti hingga blogger. UFO sebagai alat kendaraan para alien (bisa dikatakan begitu) sering terlihat mengunjungi bumi kita. Sejak kejadian Roswell dimana terdapat ada alien yang mati, alien pun makhluk. Ketidaktahuan kita maka menempatkan mereka bagian ‘terasing” dari kita yang sejatinya juga seorang makhluk.

area_511

Bukti 4 (area on the lab)

Alien dalam tabung pengawetan (Area 51). Alien termarjinalkan, “yang lain”, hingga dianggap musuh. Sebuah paradoks yang salah menurut saya, seorang sutradara kawakan Stephen Spielberg memaparkan dalam film beliau mengenai alien yag berjudul E.T : Extra Terristrial dengan memasukkan sisi humanis. Ia menuturkan bahwa kebanyakan warga Amerika Serikat takut, paranoian berlebih pada makhluk ini sehingga film ini dapat dikatakan sebagai satir film sosial –nya Spielberg. Dalam film 115 menit itu digambarkan bagaiamana ia (alien) datang kemuka bumi, apa yang dicarinya dan terjadi hingga pertemanan dengan seorang anak,… Menilik film tersebut, tersingkap bahwa sang alien tak lain sang makhluk hidup layaknya kita. Diatas telah disinggung bahwa: Setiap makhluk akan kembali kepada “wujud asal” mereka. Alien pun begitu sehingga kepunahan UFO pun merupakan hal yang absolut. Tetapi big question kapan ia akan punah belum terjawab hingga kini. Ledakan yang terjadi diperkebunan Roswell mungkin dapat dijadikan bahan tinjauan akan kepunahan “wujud asing” ini.
200px-e_t_the_extra_terrestrial_ver3

Bukti 5

Film science-fiction Stephen Spielberg – E.T (1982). Para ahli di Area 51 mungkin menyimpulkan: Kita ledakan saja mereka! Tapi sekali lagi, apakah tindakan ini paradigma ini dianggap rasional? Beretika? Apa manfaatnya? Sehingga yang dapat dilakukan mengenai permasalah kepunahan (umur) sang UFO dengan sang pilot (alien) perlu ditinjau lanjut, mengenai ini kita mungkin akan mendapatkan jawaban yang akurat, sembari tidak terjebak pada konteks: UFO datang, Phobia datang. Lebih bijak mungkin dapat kita sikapi bersama bahwa apapun yang terjadi di langit bumi Malaysia, biru-nya Cina dengan “kedatangan” UFO bahwa ia tidak menganggu, ia se-bangsa dengan kita, dan keberadaan mereka hanya sekedar “berkunjung”. Tanpa sadar suatu ketika kita kan’ berujar: Saudara jauh sedang mengunjungi kita! Menilik nilai historis, esensial, dan umur masih pantaskah ia kita sebut sebagai object?

Iklan
Posted in: Uncategorized